Unisnu Jepara Implementasikan Kampus Merdeka Melalui Program Permata-Sakti

Unisnu Jepara Implementasikan Kampus Merdeka Melalui Program Permata-Sakti

UNISNU JEPARAProgram Merdeka Belajar – Kampus Merdeka yang telah diluncurkan oleh Mendikbud di awal 2020 tahun mulai diimplementasikan di Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara. Sebagaimana telah diketahui, terdapat empat kebijakan mengenai Pendidikan tinggi yang terangkum dalam Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, diantaranya mengenai pembukaan program studi baru, sistem akreditasi perguruan tinggi, perguruan tinggi negeri badan hukum, dan hak belajar 3 semester di luar program studi.

Untuk mendukung program Kampus Merdeka khususnya hak untuk belajar di luar program studi dan perguruan tinggi, Unisnu Jepara bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (Permata-Sakti) Tahun 2020.

Program ini menjadi bagian dari upaya dalam penambahan ataupun penguatan kompetensi dan wawasan mahasiswa, serta penguatan toleransi, cinta tanah air dan budaya, yang diperoleh dari pertukaran mahasiswa melalui kerja sama antar perguruan tinggi di Indonesia.

Sebanyak 14 mahasiswa Unisnu Jepara mengikuti program ini. Unisnu Jepara menjalin kerja sama dengan 21 perguruan tinggi yang berasal dari Wilayah Barat dan Timur Indonesia, terdiri dari 5 perguruan tinggi inbound, 12 perguruan tinggi outbound, dan 4 perguruan tinggi yang menyelenggarakan inbound dan juga outbound pada saat yang sama.

Inbound adalah program pertukaran mahasiswa, dimana Unisnu Jepara menjadi perguruan tinggi yang menerima mahasiswa dari perguruan tinggi lain, sedangkan outbound adalah pihak Unisnu Jepara menjadi perguruan tinggi pengirim.

Berikut adalah daftar perguruan tinggi yang menjadi mitra Unisnu Jepara dalam program Permata-Sakti tahun 2020 itu:

Perguruan Tinggi Mitra Inbound

  1. Universitas Katolik De La Salle Manado
  2. Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  3. Universitas Langlangbuana
  4. Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  5. Universitas Nusa Putra

Perguruan Tinggi Mitra Outbound

  1. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mars
  2. Universitas Katolik Widya Mandira
  3. Universitas Pendidikan Nasional
  4. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I
  5. Universitas Teknokrat Indonesia
  6. Universitas Muhammadiyah Jakarta
  7. Universitas Bina Darma
  8. Universitas Pembangunan Jaya
  9. Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA)
  10. Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung
  11. Universitas Bina Insani
  12. STMIK Global Informatika MDP

Perguruan Tinggi Mitra Inbound dan Outbound

  1. Universitas Kuningan
  2. Institut Transportasi dan Logistik Trisakti
  3. Universitas Bandar Lampung
  4. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta

Mahasiswa yang mengikuti program Permata-Sakti akan merasakan pengalaman menempuh studi di kampus lainnya selama satu semester pada semester Gasal TA. 2020/2021. Pengalaman ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mempersiapkan lulusan yang lebih matang kompetensinya sehingga memiliki daya saing yang tinggi.

Unisnu Jepara Implementasikan Kampus Merdeka Melalui Program Permata-Sakti

Salurkan Bantuan Pendanaan Untuk Mahasiswa dan Dosen

Unit Pelaksana Teknis Kantor Urusan Internasional sebagai pelaksana program Permata-Sakti Tahun 2020 di Unisnu Jepara, telah menyerahkan bantuan pendanaan kepada para mahasiswa yang menjadi peserta program dan dosen pengampu mata kuliah program Permata-Sakti. Bantuan bagi mahasiswa digunakan untuk bantuan biaya paket/kuota internet dan biaya pembuatan materi (video) sosial budaya dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun bantuan untuk dosen digunakan untuk biaya pembuatan modul pembelajaran jarak jauh  dan biaya pulsa/kuota internet.

Bantuan diberikan pada Rabu (2/12/2020) di Ruang Seminar Program Pascasarjana. Kegiatan penyerahan bantuan dirangkai dalam kegiatan monitor dan evaluasi internal atas penyelenggarana Program Permata-Sakti. Seluruh dosen dan mahasiswa yang terlihat dihadirkan dalam kegiatan tersebut untuk melakukan evaluasi perkembangan pelaksanaan program.