Unisnu Jepara dan PT PLN Tanjung Jati B Gelar Workshop Pemanfaatan Limbah FABA

Unisnu Jepara dan PT PLN Tanjung Jati B Gelar Workshop Pemanfaatan Limbah FABA

UNISNU.ac.id – Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B  di Kabupaten Jepara telah memberikan dampak positif dalam penyediaan energi listrik bagi masyarakat. PLTU ini menghasilkan kapasitas listrik dengan daya 4 x 710 MW Gross atau 4 x 660 MW Nett. Total kapasitas saat ini menyumbang sekitar 12% dari total kebutuhan listrik Jawa – Bali dan merupakan salah satu dari obyek vital nasional.

Namun, PLTU dengan bahan bakar batubara itu menyisakan masalah limbah fly ash and bottom ash (FABA). Meskipun PLTU Tanjung Jati B telah menerapkan teknologi terbaru dalam menangani emisi pembakaran batubara dengan FGD ( Flue Gas Desulfurization ), dan telah berhasil melakukan optimalisasi pemanfaatan limbah FABA sebesar 90% serta pengurangan 126.252 m2 konsumsi air demin setiap tahun, tetapi timbunan limbah FABA tetap terus bertambah setiap saat.

Realitas itu memantik semangat PT PLN Tanjung Jati B bekerja sama dengan program studi Teknik Sipil Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (UNISNU JEPARA) untuk melakukan penelitian pemanfaataan limbah FABA menjadi produk infrastuktur.

Sebagai ikhtiyar menyebarluaskan hasil riset tersebut kepada masyarakat dan pemangku kebijakan strategis, maka PT PLTN Tanjung Jati B dan Prodi Teknik Sipil UNISNU JEPARA melaksanakan Sosialisasi dan Workshop Pemanfaatan Limbah FABA PLTU Tanjung Jati B Menjadi Infratruktur, Selasa (23/08/2022) di kampus UNISNU JEPARA dan PT PLN Tanjung Jati B.

Sosialisasi menghadirkan pesertanya dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Jepara, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Jepara, Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Jepara, Asosiasi Kontraktor, Asosiasi Pengembang Perumahan, Camat, Kepala Desa, Pengusaha Konstruksi, dan Industri UMKM material beton.

Acara dibuka oleh Rektor UNISNU JEPARA Dr Sa'dullah Assa'idi MAg dan General Manager PT. PLN TJB Jepara Hari Cahyono. Materi sosialisasi disampaikan oleh Muh Arief Firdaus dari PT. PJB Services dan M Qomaruddin MT dari UNISNU JEPARA. Para narasumber menyampaikan materi tentang pemanfaatan limbah FABA menjadi produk bahan bangunan, Peraturan Pemerintah No 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, limbah FABA material Non B3, SOP pengambilan limbah FABA bagi masyarakat, dan workshop pembuatan beton tanpa semen (beton geopolimer) bagi masyarakat. Sesi sosialisasi dan workshop ini dilaksankaan di kampus UNISNU JEPARA.

Selanjutnya, peserta mengikuti kunjungan ke area PLTU Tanjung Jati B untuk melihat secara langsugn lokasi penampungan limbah FABA (ash yard), bunker bottom ash, silo fly ash, akses road coal yard, dan menyaksikan pembuatan batako paving limbah FABA di gudang workshop unit 3&4 PLTU Tanjung Jati B Jepara.

M Qomaruddin menjelaskan bahwa sosialisasi dan workshop ini dilaksanakan agar produk infrastuktur yang dihasilkan dari limbah FABA dikenal dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. “Pengenalan limbah FABA ke masyarakat ini membuat antusias berbagai pihak untuk memanfaatkan timbunan limbah FABA dalam konstruksi bangunan,” jelasnya. “Produk dari limbah FABA ini sudah didukung SNI terbaru tentang timbunan limbah FABA yang dikeluarkan Badan Standar Nasional yang diinisiasi oleh Pusjatan Bandung.” imbuh dosen prodi Teknik Sipil itu.

“Kedepan dinas-dinas yang berhubungan dengan penyediaan layanan infrastruktur akan memanfaatkan limbah FABA bagi kegiatan pembangunan di wilayah Kabupaten Jepara, pihak perwakilan Dinas PUPR Jepara juga meminta kepada PT PLN (Persero) Pembangkitan Tanjung Jati B (PTJB) untuk menginisiasi dan memfasilitasi adanya dokumen Analisa Harga Satuan Pekerjaan yang berhubungan dengan pemakaian limbah FABA PLTU, agar regulasi dalam pengadaan barang dan jasa konstruksi di Kabupaten Jepara dapat terakomodir dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.” tandas Qomaruddin di sela-sela kegiatan.



Penjelasan pihak K3L PT. PLN terkait produk FABA seperti paving batako dan tetrapod untuk breakwater.



Foto Bersama peserta dan narasumber di lokasi PLTU Tanjung Jati B


Muh. Arief Firdaus (PT.PJBS) menyampaikan materi


Sosialisasi Pemanfaatan Limbah FABA PLTU

Rektor UNISNU JEPARA dan General Manager PT. PLN TJB Jepara berfoto bersama peserta


Workshop pembuatan batako dari limbah FABA di kampus UNISNU JEPARA