Saintek Pacu Geliat Industri Kreatif Berdaya Saing Global Melalui Seminar Internasional

Saintek Pacu Geliat Industri Kreatif Berdaya Saing Global Melalui Seminar Internasional

Laju industri kreatif di Indonesia masih terbentur dengan kendala kurangnya pemahaman masyarakat tentang industri kreatif. Hal ini menyebabkan industri kreatif justru kurang digarap secara serius. Terlebih budaya masyarakat yang lebih bangga mengonsumsi produk dari luar negeri dari pada produk dalam negeri, menambah industri kreatif produk dalam negeri kurang menggeliat. Disaat yang sama, justru negara-negara tetangga semakin gencar dalam melakukan promosi industri kreatif karya mereka guna meraih konsumen di Indonesia. Namun demikian, peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan pemasaran produk-produk industri kreatif, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri masih sangat terbuka. Menyadari realitas tersebut, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara berikhtiyar turut memberikan kontribusinya dalam memacu geliat industri kreatif dalam negeri melalui seminar internasional, Jumat (21/12/2018) di Gedung Shima (Gd. Serbaguna) Pemkab Jepara, Jl. RA. Kartini, Jepara, pukul 13.00-16.30 WIB. Panitia mengangkat tema “Potensi Industri Kreatif dalam Peningkatan Daya Saing Perdagangan Global Di Era Industri 4.0”. Seminar akan dihadiri oleh 150 peserta, baik peserta dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Narasumber seminar yang akan dibuka oleh Bupati Jepara tersebut, adalah Prof. Dr. Mustaffa Halabi dari Universiti Utara Malaysia (UUM), dan Dr. Noor Azly Mohammed Ali dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Ketua panitia pelaksana, Jati Widagdo, dalam rilisnya menyampaikan bahwa pihak penyelenggara ingin mengenalkan lebih dekat tentang dunia kewirausahaan di bidang industri kreatif kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa program studi Desain Produk, Desain Komunikasi Visual, dan Teknik Industri. “Melalui seminar ini, kami ingin mendorong jiwa bisnis bagi mahasiswa, dan agar mereka mengetahui macam dan jenis industri kreatif”, tulis Jati dalam rilisnya yang diterima Humas Unisnu Jepara. [humas]   Unduh Materi Seminar : Prof. Dr. Mustaffa Halabi dari Universiti Utara Malaysia (UUM) [button color="red" size="small" link="https://unisnu.ac.id/wp-content/uploads/2018/12/Mustaffa-Halabi.pdf" icon="" target="false"]Unduh[/button] Dr. Noor Azly Mohammed Ali dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. [button color="red" size="small" link="https://unisnu.ac.id/wp-content/uploads/2018/12/Noor-Azly-Mohammed-Ali.pdf" icon="" target="false"]Unduh[/button]