Rektor UNISNU resmikan Rumah Literasi Pajak Jepara

Rektor UNISNU resmikan Rumah Literasi Pajak Jepara

Jepara - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jepara selain sebagai wadah bertemunya para wajib pajak, juga diharapkan bisa membangun sinergitas dengan seluruh stakeholder dalam pengembangan literasi pajak. Dan untuk mewujudkan itu, bertepatan dengan Hari Oeang ke-71, 30 Oktober 2017 bertempat di KPP Pratama Jepara diselenggarakan Peresmian Rumah Literasi Pajak pertama kalinya di Indonesia. Peresmian dilakukan oleh Rektor Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara Dr. Sa'dullah Assaidi secara simbolis dengan memukul gong, didampingi Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jepara Endaryono, Kepala Bidang Penyuluhan dan Pelayanan (P2) Humas Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I Eka Damayanti Unggianingsih, dan Perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jepara Haris. Kepala KPP Pratama Jepara Endaryono mengatakan, untuk mewujudkan kesadaran dan kepedulian membayar pajak diperlukan partisipasi semua pihak dalam menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk membayar pajak. Karena itu, pihaknya berinisiatif bersama Rumah Literasi Jepara untuk mewujudkan wadah Rumah Literasi Pajak sebagai bagian dari literasi keuangan. Selain sebagai pusat informasi yang membantu masyarakat dalam pengembangan pengetahuan keuangan dan perpajakan. Menurutnya, Rumah Literasi Pajak juga sebagai wadah permberdayaan kepada pelaku usaha yang berdikari dengan memberikan akses pelatihan dan pembinaan seluas-luasnya, konsultasi serta promosi dengan membangun sinergi bersama Rumah Literasi Jepara dengan konsep sahabat Jepara Berdikari. Untuk mendukung hal tersebut, Rumah Literasi Pajak menggandeng seluruh stakeholder baik akademisi kampus, pelaku usaha, maupun perbankan atau lembaga keuangan lainnya. Diharapkan akan terjalin sinergi dan komunikasi yang baik, sehingga pemberdayaan pelaku usaha dapat dilakukan secara masif dan tercipta Jepara Berdikari, terang Endaryono.

Foto bersama peresmian Rumah Literasi Pajak Jepara

Selain sebagai pusat informasi perpajakan, Rumah Literasi Pajak ini juga sebagai wadah pemberdayaan kepada pelaku usaha yang berdikari. Langkahnya dengan memberikan akses pelatihan dan pembinaan seluas-luasnya, konsultasi serta promosi. ”Kami juga menggandeng akademisi, perbankan dan pihak lainnya agar terjalin sinergi dan komunikasi yang baik,” ujar Endaryono. Sementara itu Rektor UNISNU dalam sambutannya, menyampaikan dukungan dan mengapresiasi diresmikannya Rumah Literasi Pajak. Kesadaran yang harus dibangun dengan penguatan literasi ini diharapkan mampu memberikan konstribusi, utamanya kepada masyarakat luas tentang pentingnya pajak dalam pembangunan.