Peringati Haul Ke-4 KH. Ali Irfan Mukhtar, Banyak Kisah Teladan Yang Perlu Di Contoh

Peringati Haul Ke-4 KH. Ali Irfan Mukhtar, Banyak Kisah Teladan Yang Perlu Di Contoh

Sosok almarhum KH. Ali Irfan Mukhtar di lingkup Jepara memang banyak dikenal luas, pembawaan yang kalem dan dekat dengan kalangan bawah menjadi pengingat akan kebaikan beliau semasa hidup. Untuk mengingat kembali beliau, maka di gelar lah peringatan haul ke-4 dilangsungkan di Hall SMA – SMK Islam Jepara, pada Sabtu (22/5/2021) malam.

Kegiatan Haul yang dikemas dalam acara Talksow ini, memang dijadikan momen mengingat kembali kiprah almarhum baik dalam karir politik, sosial keagamaan serta modernisasi pemikiran. Turut hadir dalam acara ini, Rektor UNISNU Dr. KH. Sa'dullah Assaidi yang didaulat menyampaikan sambutan pembuka sebelum sesi talkshow dimulai.

Zakariya Anshori, ketua panitia haul menyampaikan bahwa rangkaian peringatan haul diawali dengan khatmil Qur'an bin Nadhor yang dipimpin oleh Ustadz Hudi, dilanjutkan ziarah ke makam di kompleks Pemakaman Randu Sampir Krapyak, dan puncaknya digelar dialog interaktif mengulas teladan KH Ali Irfan Mukhtar kaitannya dengan toleransi dan keberagamaan.

“Peringatan haul ini untuk meneladani sikap dan perjuangan KH Ali Irfan Mukhtar dalam mengembangkan toleransi dan moderasi keberagamaan. Tradisi keberagamaan KH Ali Irfan Mukhtar adalah NU dengan amaliah Nahdliyyah yang teguh,” terangnya.

Mien Akhdieati, salah satu puteri KH Ali Irfan Mukhtar, mengutarakan, ayahandanya menempuh pendidikan dan meraih gelar sarjana muda di IKIP Muhammadiyyah Solo (sekarang UMS), dan pernah mengajar di SR Masehi Jepara pada era 1960-an.

“Bapak adalah sosok teladan yang sangat kompleks. Untuk itulah, setiap haul kami mencoba membingkai dengan tema tertentu. Tahun lalu kami membincang dari sisi pendidik, tahun ini mengusung tema toleransi dan moderasi beragama,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam dialog interaktif hadir secara virtual Kris Budianto (Jemaat GKMI Jepara, murid SR Masehi) dan Hendro Martojo (Bupati Jepara periode 2002-2012). Sedangkan KH Mahsunduri (Ketua Baznas Jepara 2016-2021) dan KH Fakhrurrozi (Ketua PD Muhammadiyah Jepara) hadir secara luring mengulas kisah almarhum semasa hidup.