Peringati Harlah ke-95 NU, Unisnu adakan Istighatsah

Peringati Harlah ke-95 NU, Unisnu adakan Istighatsah

Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menggelar Istighatsah untuk Keselamatan Bangsa dalam rangka memperingati Hari Lahir Ke-95 Nahdlatul Ulama, Senin (1/2/2021). Istighatsah berlangsung di Masjid Ar Robbaniyyin Kampus Unisnu Jepara. Peringatan hari lahir Nahdlatul ulama ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Yaptinu Drs. H. Mohammad Najib, M.Si. Rektor Unisnu Jepara Dr. H. Sa’dullah Assaidi, M.Ag., Wakil Rektor I Dr. H. Akhirin, M.Ag., Wakil Rektor II Drs. H. Hendro Martojo, M.M., Wakil Rektor III Ir. H. Mustofa Muhtar,  M.T., segenap Pejabat Struktural Unisnu dan juga perwakilan mahasiswa dari organisasi mahasiswa yang ada di Unisnu Jepara. 

Dalam upaya mempererat silaturrahim dengan masyarakat sekitar, Unisnu Jepara juga mengundang Petinggi Desa Tahunan, Petinggi Desa Kecapi, Petinggi Desa Senenan, Ketua MWC NU Kecamatan Tahunan, Ketua Ranting NU Desa Tahunan, Ketua Ranting NU Desa Kecapi serta Ketua Ranting NU Desa Senenan. Acara istighatsah dan tahlil dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan covid-19 yakni memakai masker, mencuci tangan sebelum memasuki lokasi acara serta menjaga jarak.

Dalam sambutannya, Rektor Unisnu Jepara mengemukakan empat hal yang harus dipegang dan dikedepankan oleh Generasi-generasi milenial yang akan menjadi pemimpin baik Unisnu dan juga NU di masa depan. “Hal-hal mendasar yang sifatnya dinamis. Pertama adalah kompetensi, kemampuan bagi kita semua jangan surut, harus kita tingkatkan. Yang kedua Fungsional oriented, orientasi kepada manfaat harus digalakkan. Yang ketiga Resposnsibility, tanggung jawab, dan yang terakhir adalah selalu berorientasi pada hasil positif dan bermanfaat.

Senada dengan Rektor Unisnu, Ketua Dewan Pembina Yaptinu Drs. H. Mohammad Najib, M.Si. lebih lanjut juga mengemukakan bahwa Sebagai jamaah NU, generasi muda harus peduli dan menyebarkan paham NU, paham Aswaja Annahddliyyah. “Tidak hanya mahasiswa, dosen dan karyawan juga harus menyebarkan paham NU ke masyarakat luas. Karena kita punya misi menyebarkannya, menghidupkan denyut NU. Saya ingin Unisnu menjadi NU-nya Cabang Perguruan Tinggi, untuk itu denyut nafas di Unisnu harus mencermikan NU dan nampak seperti NU” Pungkasnya

Tema hari lahir ke-95 NU terkait dua hal, khidmat untuk menyebarkan aswaja dan sekaligus meneguhkan semangat kebangsaan. NU sebagai Ormas terbesar, mempunyai kontribusi yang besar untuk menjaga keutuhan bangsa ini. Diharapkan Unisnu mampu menjadi garda terdepann dalam konteks dalam pengembangan islam aswaja dan membangun semangat kebangsaaan.

Istighatsah dan tahlil dipimpin oleh direktur pascasarjana Dr. KH. A. Barowi, M.Ag. Istighatsah untuk Keselamatan Bangsa dalam rangka memperingati Hari Lahir Ke-95 Nahdlatul Ulama ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Unisnu Jepara Channel.