Penuhi Nazar, Wisudawan Unisnu Pulang Jalan Kaki 9 KM

Penuhi Nazar, Wisudawan Unisnu Pulang Jalan Kaki 9 KM

Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menggelar prosesi Wisuda ke-14 dengan model Drive Thru, Senin-Kamis ( 3-6/8/2020). Wisuda drive thru  menjadi pilihan Unisnu Jepara di tengah pandemi Covid-19. Proses pemindahan kuncir dan penyerahan ijazah dilakukan di halaman Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan mengindahkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yakni mengenakan masker, dan physical distancing.

Wisuda ke-14 Unisnu Jepara diikuti oleh 566 wisudawan yang terbagi dalam empat tahap. Tahap pertama dilaksanakan hari Senin 3 Agustus, tahap kedua Selasa, 4 Agustus 2020. Selanjutnya tahap ketiga dan keempat dijalankan pada Rabu dan Kamis, 5 dan 6 Agustus 2020.

Banyak cerita menarik dalam gelaran wisuda Ke-14 ini. Salah satunya adalah Ahmad Wildan, wisudawan dari Rengging Pecangaan Jepara. Mahasiswa program studi manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisnu Jepara ini menuntaskan nazarnya ketika masuk kuliah dulu, yakni berjalan kaki dari kampus ke rumahnya di Rengging kalau berhasil lulus kuliah dalam waktu 3,5 tahun.

“Saya dulu punya nazar untuk berjalan kaki setelah prosesi wisuda dari kampus sampai rumah kalau bisa lulus kuliah dalam waktu 3,5 tahun. Alhamdulillah saya bisa lulus sesuai target, Ya sudah, sekarang saatnya untuk menepatinya” ungkapnya ketika dihubungi melalui telepon. Total wildan berjalan kaki selama satu setengah jam dalam menempuh jarak 9 kilometer. “Mulai jalan dari kampus jam sekitar 09.30an, sampai rumah kira-kira jam 11.15” Ujarnya

Wisudawan dari pasangan suami istri Hartono dan Karsini ini mengaku selama kuliah mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman, baik akademik maupun non akademik. Baginya, kuliah tidak hanya sekadar masuk kelas dan mendengarkan dosen mengajar dan mengerjakan tugas. Baginya kuliah juga harus ikut aktif bersosialisasi dan mendapatkan banyak teman, baik di kampus maupun di luar kampus. ”Kuliah tidak menghalangi saya untuk bersosialisasi dan bekerja. Kalau bisa mengatur waktu, saya pikir semua mahasiswa bisa bersosialisasi menambah banyak teman, bekerja dan lulus tepat waktu” ujar mahasiswa yang semasa kuliah pernah tergabung dalam Organisasi Pengembangan Olahraga (OPOR) Unisnu Jepara dan bekerja sebagai karyawan di tempat futsal Jepara tersebut.