Pendaftaran KBMI dan ASMI

Pendaftaran KBMI dan ASMI

PENGUMUMAN

Nomor: 57/B3/UNISNU/III/2021

TENTANG

PENDAFTARAN PROGRAM KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA INDONESIA (PKMI) BIDANG KEGIATAN BERWIRAUSAHA MAHASIWA INDONESIA (KBMI ) DAN AKSELERASI STARTUP MAHASISWA INDONESIA (ASMI) TAHUN 2021

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Disampaikan kepada para mahasiswa program Sarjana, bahwa dalam rangka mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan meningkatkan kompetensi mahasiswa menjalankan usaha, maka Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Dikti, Kemdikbud membuka pendaftaran Program Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (PKMI) Tahun 2021.

PKMI Tahun 2021 memiliki 4 kegiatan unggulan yaitu Workshop Kewirausahaan, Kegiatan Berwirausaha Mahasiwa Indonesia (KBMI), Akselerasi Startup Mahasiswa Indonesia (ASMI), dan Pendampingan Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (PWMI). KBMI ditujukan untuk mahasiswa yang memerlukan stimulasi dana pengembangan usaha dan ASMI ditujukan bagi mahasiswa yang memiliki startup digital dan memerlukan akselerasi usahanya ke tahap lanjut.

Sehubungan dengan hal tersebut, Biro Bidang III Unisnu Jepara memberikan layanan bagi mahasiswa berupa fasilitasi pendaftaran KBMI dan ASMI. Pendaftaran usulan usaha melalui KBMI dan ASMI paling lambat tanggal 26 Maret 2021. Informasi pendaftaran KBMI dan ASMI adalah sebagai berikut:



KEGIATAN BERWIRAUSAHA MAHASISWA INDONESIA (KBMI)


Program KBMI menitikberatkan pada orientasi ide, proses dan hasil usaha. Tahapan KBMI tahun 2021 meliputi sosialisasi, workshop, penerimaan usulan usaha, seleksi, penetapan penerima bantuan KBMI , pendampingan wirausaha, penilaian kemajuan pelaksanaan usaha dan Ekspo KMI sebagai puncak rangkaian kegiatan KBMI . Program KBMI dapat diikuti oleh mahasiswa aktif dari perguruan tinggi tingkat sarjana (program akademik) di Indonesia yang telah memiliki usaha yang berjalan selama minimal 6 (enam) bulan.


Persyaratan Peserta

Mahasiswa yang akan mengikuti KBMI Tahun 2021 harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Mahasiswa aktif pada program pendidikan sarjana dan terdaftar di PD Dikti di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi;
  2. Memiliki usaha yang telah berjalan minimal 6 (enam) bulan dalam kelompok mahasiswa berwirausaha yang terdiri dari 3–5 mahasiswa;
  3. Mahasiswa pengusul dapat berasal dari satu atau beberapa program studi, namun masih dalam satu perguruan tinggi yang sama dengan keahlian yang saling mendukung;
  4. Mahasiswa pengusul hanya dapat mengajukan satu usulan melalui satu kelompok baik sebagai ketua maupun anggota; dan
  5. Setiap kelompok mahasiswa yang mendaftar dalam KBMI 2021 harus disahkan oleh perguruan tinggi.


Manfaat Mengikuti KBMI

Mahasiswa penerima bantuan KBMI 2021 akan mendapatkan berbagai manfaat dari mulai workshop kewirausahaan bersama para praktisi dan entrepreneur sukses di Indonesia, sampai bantuan pengembangan usaha, sebagai berikut:

  1. Bantuan pengembangan usaha dari Kemdikbud dalam bentuk uang tunai maksimal 25 juta rupiah per satu usaha mahasiswa yang akan ditransfer melalui rekening perguruan tinggi. (a) Pencairan dana 90% setelah pengumuman seleksi, dan (b) Pencairan dana 10% setelah penilaian kemajuan pelaksanaan usaha.
  2. Pendampingan usaha melalui program Pendampingan Wirausaha Mahasiswa Indonesia (PWMI) dan juga CEO Academy.
  3. Workshop pengembangan usaha oleh praktisi dan pengusaha muda.
  4. Jejaring mahasiswa berwirausaha dari seluruh Indonesia yang tergabung di Indonesia Student Entrepreneurship Network (ISEN)


Kategori Usaha dan Cara Mengajukan Usulan

  1. Usulan usaha yang dapat diajukan pada program KBMI adalah usaha bukan digital atau startup dengan kategori usaha sebagai berikut: a. Makanan dan minuman; b. Jasa dan perdagangan; c. Industri kreatif; d. Produksi/budidaya; e. Teknologi terapan.
  2. Pengajuan usulan usaha dilakukan dengan mengisi form online secara lengkap serta melakukan upload dokumen dan bukti pendukung pada laman SIM-PKMI (http://sim-pkmi.kemdikbud.go.id).
  3. Semua format atau template dokumen dan bukti pendukung untuk lampiran usulan usaha dapat diunduh pada laman SIM-PKMI, atau pada tabel di bawah.
  4. Pendaftaran KBMI bagi mahasiswa Unisnu Jepara dibatasi maksimal 20 usulan usaha mahasiswa di SIM-PKMI.


Tahap Pengajuan Usulan Usaha

Tahapan pengajuan usulan usaha adalah melalui pendaftaran daring pada laman SIM-PKMI.

  1. Mahasiswa yang akan mengajukan usulan usaha meminta Login Mahasiswa ke operator PT. Pendafaran akun KBMI dapat dilakukan secara daring melalui tautan : unisnu.ac.id/daftarKBMI
  2. Operator PT akan membuat Login Mahasiswa dan menyerahkan ke mahasiswa via email atau nomor WhatsApp yang didaftarkan.
  3. Mahasiswa login di SIM-PKMI dan mengisi semua form online usulan usaha yang disediakan termasuk mengunduh lembar pengesahan PT.
  4. Mahasiswa mengisi lembar pengesahan secara lengkap dan mengajukan ke Biro Bidang III untuk divalidasi dan disahkan.
  5. Mahasiswa mengunggah lembar pengesahan pada SIM-PKMI sekaligus menfinalisasi dan submit usulan usaha di SIM-PKMI, termasuk lampiran pendukung dalam bentuk gambar atau video (jika diperlukan) paling lambat tanggal 26 Maret 2021


Kriteria Penilaian Usulan Usaha

Penilaian dilakukan berdasarkan kepada enam poin utama dalam usulan usaha mahasiswa sebagai berikut:

  1. Tujuan Mulia, Tujuan mulia dari usaha yang dikembangkan mahasiswa
  2. Pelanggan, Pelanggan potensial yang menjadi sasaran dari usaha yang dikembangkan mahasiswa
  3. Produk, Produk yang kreatif, inovatif, solutif, dan berdaya saing yang ditawarkan oleh mahasiswa
  4. Pemasaran, Strategi memasarkan produk dari usaha yang dikembangkan mahasiswa
  5. Strategi SDM, Uraian tugas dan tanggung jawab mahasiswa sesuai dengan deskripsi pekerjaan masing-masing untuk mencapai tujuan usaha
  6. Keuangan, Rencana keuangan usaha yang berupa laporan keuangan (labarugi dan arus kas).


AKSELERASI STARTUP MAHASISWA INDONESIA (ASMI)


Program ASMI diharapan dapat mengakselerasi startup mahasiswa Indonesia terbaik untuk berkembang menjadi startup global. Bentuk kegiatan yang akan dilakukan meliputi kegiatan workshop, pendampingan dan Student Startup Accelerator Camp (SSAC). Program ini akan dilaksanakan bekerjasama dengan perusahaan digital teknologi dan pusat-pusat inkubator bisnis terpilih di dalam negeri. Program ini dapat diikuti oleh mahasiswa aktif dari perguruan tinggi tingkat sarjana (program akademik) di Indonesia yang telah memiliki startup yang berjalan selama minimal 6 (enam) bulan.


Bentuk Kegiatan ASMI

Mahasiswa yang diterima mengikuti program ASMI akan mengikuti program dalam bentuk Student Startup Accelerator Camp (SSAC) selama sebulan pada periode Juli - Agustus. Bentuk kegiatan SSAC yang akan diikuti meliputi kegiatan workshop dan pendampingan.

Pada tahap SSAC, mahasiswa diberikan pembekalan materi dalam bentuk workshop, seminar, dan coaching oleh para startup founder atau para profesional digital business. SSAC merupakan upaya mempersiapkan mahasiswa dalam melakukan pitching untuk fundraise di depan calon Investor.

Selanjutnya peserta akan mengikuti proses mentoring lanjutan bersama startup founder Indonesia sampai akhir program.  Dalam proses mentoring, seluruh peserta dapat mengikuti Business Pitching dalam Startup Summit tahun 2021.


Syarat dan Seleksi

Mahasiswa aktif yang terdaftar pada program pendidikan sarjana di perguruan tinggi yang terdaftar di PD-DIKTI pada saat pengusulan dengan kriteria khusus sebagai berikut:

1. Mahasiswa Aktif

Peserta ASMI adalah Startup yang beranggotakan 3 - 5 orang dan merupakan mahasiswa aktif jenjang sarjana yang terdaftar di PD-DIKTI pada saat pengusulan oleh Perguruan Tinggi.  Peserta yang sudah mendapatkan dana pengembangan pada program ASMI di tahun 2020 tidak diperbolehkan mengikuti program ASMI 2021.  

2. Memiliki Startup yang Aktif Berjalan  

Memiliki startup digital minimal 6 bulan dan telah memiliki web apps atau mobile apps yang sudah berjalan (contoh bukti dalam bentuk: sudah memiliki traksi, bisa diunduh dan lainnya).

3. Memiliki Pitch Deck  

Telah memiliki Pitch Deck sesuai format berikut:

  • Goal & Big Vision: Produk, dampaknya terhadap masyarakat, potensi pengembangan, viability dan kemampuan tim mengeksekusi rencana
  • Problem: Pain and Gain customer dan solusi saat ini yang belum menyelesaikan permasalahan.
  • Solution: Value produk anda yang menyelesaikan permasalahan
  • Market Size/Dynamics: Potensi pasar dari produk / teknologi yang ditawarkan
  • Competition: Kompetitor langsung dan tak langsung, bagaimana startup bias bersaing dengan kompetitior serta perbedaan dengan kompetitor
  • Product: Snapshot produk dan bagaimana startup mengatasi permasalahan dengan teknologi dan (menyertakan tautan web atau mobile apps).
  • Business Model: Model usaha startup, bagaimana bisa mendapatkan revenue, rencana jangka pendek dan panjang
  • Financial Snapshot: Proyeksi keuangan saat ini hingga 3 tahun ke depan, bisa berupa pendapatan, profit, atau key metrics (traction, conversion rates)
  • Team: Tim dan keahlian setiap personelnya.

Startup Fund untuk Pengembangan Startup

Startup Fund merupakan bantuan yang diterima peserta Program ASMI dalam bentuk dana untuk pengembangan startup. Program ASMI akan diikuti 50 startup mahasiswa Indonesia yang lolos seleksi untuk mengikuti SSAC dan masing-masing akan mendapatkan dana pengembangan startup sebesar Rp.25.000.000,00 (Dua Puluh Lima Juta Rupiah).

Startup Fund harus digunakan untuk mempercepat pengembangan startup dan menyelesaikan kendala yang dihadapi dengan kriteria penggunaan startup fund sebagai berikut:

  • Infrastruktur, Peningkatan kapasitas infrastruktur (server, hardware and software)
  • Aplikasi, Pengembangan aplikasi 
  • Sumber Daya Manusia, Peningkatan kapasitas sumberdaya manusia (sertifikasi kompetensi, workshop, pelatihan)
  • Bahan habis pakai, Bahan habis pakai untuk operasional pengembangan startup

Yang harus diperhatikan dalam proses pendaftaran ASMI:

  1. Pendaftaran dilakukan secara daring pada laman SIM-PKMI, https://sim-pkmi.kemdikbud.go.id. Pendafaran akun ASMI dapat dilakukan secara daring melalui tautan : unisnu.ac.id/daftarASMI. Operator PT akan membuat Login Mahasiswa dan menyerahkan ke mahasiswa via email atau WhatsApp yang didaftarkan.
  2. Proses pendaftaran calon peserta dengan mengirimkan pitch deck sesuai format yang disediakan bersama lembar pengesahan dari perguruan tinggi, paling lambat tanggal 26 Maret 2021.
  3. Verifikasi identitas peserta meliputi biodata dan status mahasiswa dengan PD-DIKTI. 
  4. Seleksi dilakukan secara daring oleh tim seleksi yang ditetapkan oleh Direktorat Belmawa, Kemdikbud.

Berikut kami sertakan tautan penting sebagai bahan referensi:


Panduan PKMI Download
Pendaftaran Akun KBMI
(Pendaftaran akun hanya dilakukan oleh ketua kelompok)
Buka
Pendaftaran Akun ASMI
(Pendaftaran akun hanya dilakukan oleh ketua kelompok)
Buka
Video Workshop PKMI oleh LPTNU Lihat
Video Sosialisasi PKMI Ditjen Dikti Lihat
Materi Sosialisasi KBMI Download
Materi Sosialisasi ASMI Download
Templat Offline Proposal KBMI
(Untuk penyusunan proposal secara offline sebelum dientri secara online)
Download
Contoh Laporan Laba Rugi dan Laporan Arus Kas RAB KBMI 2021 Download
Lembar Pengesahan KBMI Download
Lembar Pengesahan ASMI Download

Demikian pengumuman disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.


Wallahulmuwaffiq ila aqwamith thariq

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Jepara, 5 Maret 2021

Plt. Kepala Biro Bidang III,

DEDI MERISA