Meneguhkan Hati Untuk Berbagi Di Bulan Suci

Meneguhkan Hati Untuk Berbagi Di Bulan Suci

Khoirul Muslimin*
Ramadhan adalah bulan suci yang pulihnya kasih sayang (rahmah) karena motivasi dan spirit membantu orang lain meningkat, kebanyakan orang mengaku salah dan memohon ampunan Allah (maghfirah), dan dibebaskan orang yang berpuasa dari api neraka, dengan memperbaiki diri, setidaknya penampilan lahiriyahnya. Lihatlah kegiatan menjelang buka puasa, banyak pengajian yang diselenggarakan di masjid dan musholla yang disertai dengan membagikan takjil, mengeluarkan bersedekah untuk menambah kesempurnaan ibadah puasa. Itulah satu fenomena yang muncul di bulan yang penuh berkha ini. Sedekah secara harfiah artinya pemberian, sedekah merupakan pemberian sesuatu oleh seseorang kepada fakir miskin atau kepada seseorang yang dikehendaki, dengan niat mengaharap ridla Allah Swt.  Sedekah adalah aktivitas yang sangat dicintai Allah. Sedekah merupakan salah satu cara ampuh untuk mengundang datangnya rezeki yang tidak disangka-sangka. Sekecil apapun harta yang kita sedekahkan di jalan Allah dengan ikhlas, niscaya Allah akan membalasnya dengan berlipat ganda. Allah Maha Kuasa dan Maha Kaya untuk membalas sedekah hambanya. Boleh jadi orang yang kita bantu dengan sedekah tidak mampu membalas kebaikan kita. Akan tetapi, yakinlah Allah akan menggerakkan tangan-tangan lain sebagai perantara untuk membalas sedekah kita. Oleh karena itu jangan ragu-ragu untuk untuk bersedekah. Tidak ada orang yang jatuh miskin lantaran bersedekah. Yang ada adalah menjadi bertambah dan berlipat. Jangan bertanya kalau bersedakah uang saya habis berapa, tetapi harus di balik. Jadi berapa uang saya setelah bersedekah. Ini tinggal menguji keimanan kita. Bisa jadi bukan rezeki kita yang seret, tetapi mungkin sedekah kita yang masih seret. Kata sedekah dengan semua derajatnya disebutkan dalam Al Quran, sedekah merupakan kata kunci keimanan seseorang, karena orang yang bersedekah, senantiasa memelihara hubungan manusia dengan Allah melalui harta dengan cara membiasakan berbagi dengan pada orang yang kurang mampu. Sedekah bagian identitas orang yang beriman dan melatih seseorang untuk melihat keadaan sekitar, bahwa hidup di dunia harus saling mengasihi dan membantu satu sama lain. Orang yang peka sosial adalah mereka yang terus menerus berbagi dikala lapang maupun dikala sempit. Dan barang siapa yang mau berbagi maka akan Allah akan melapangkan jalan rezekinya. Sebagaimana firman Allah Swt. “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti butir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.”  (Al-Baqarah, 2:261)   Oleh karena itu, bersedekah yang diperintahkan oleh Allah itu memiliki nilai  paling tinggi dan dianjurkan pada hamba-Nya agar selalu ia memperoleh pahala. Sedekah memiliki dua tujuan yang cukup berarti, pertama, membantu kekurangan dan kebutuhan umat Islam. Kedua, menegakkan ajaran Islam. Selain itu, sedekah dapat menyebarkan rasa tanggungjawab di dalam masyarakat, mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa kasih sayang, dan menyebarluaskan kecintaan diantara sesama. Semoga puasa kita di bulan Ramadhan tahun ini, kita bisa makin meneguhkan hati untuk berbagi. Amin
* Penulis adalah Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unisnu Jepara