Mahasiswa Unisnu Ikuti Program Pertukaran Mahasiswa ke Brunei Darussalam

Mahasiswa Unisnu Ikuti Program Pertukaran Mahasiswa ke Brunei Darussalam

Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara mengikuti program pertukaran mahasiswa ke Brunei Darussalam. Andri Ahyas Syarif, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi semester empat ini akan belajar di Brunei Darussalam dari tanggal 24 Juli – 3 Desember 2018. Selama di Brunei Darussalam Andri akan menuntut ilmu di Program Studi Computer Science Faculty of Science Universiti Brunei Darussalam.

Acara Pelepasan dilaksanakan di Ruang Rektor Unisnu Jepara, Kamis (19/07/2018). Pelepasan dan audiensi dilakukan dengan penuh keakraban bersama Rektor Unisnu Jepara Dr. Sa’dullah Assa’idi, M.Ag. dan juga Kepala UPT Kantor Urusan Internasional (KUI) Unisnu Murharsito., S.E., M.Sc. Program Pertukaran pelajar merupakan tindak lanjut atas kerjasama yang telah terjalin antara Unisnu dengan Universiti Brunei Darussalam (UBD) selama dua tahun ini. Sebelumnya, 21 mahasiswa Asal UBD telah melakukan kegiatan Community Outreach Programme atau yang biasa disebut KKN di Jepara. 5 mahasiswa Unisnu juga telah menjalani program pertukaran pelajar di UBD setahun silam. Kerjasama ini merupakan langkah strategis Unisnu, karena Universiti Brunei Darussalam merupakan Universitas peringkat 323 dunia.

Dalam audiensi, Dr. Sa’dullah Assa’idi, M.Ag mengatakan bahwa ini merupakan langkah nyata dari Unisnu dalam melakukan kerjasama Internasional. Beliau juga berpesan kepada mahasiswa untuk menjaga tata krama, kesopanan dan kejujuran seperti  slogan Unisnu, yakni cendikia dan berakhlakul karimah. “Sering-seringlah melakukan diskusi dengan banyak orang, karena ini merupakan kesempatan untuk menambah ilmu sebanyak-banyaknya dan juga menambah wawasan tentang berbagai macam budaya” tutupnya.

“Ini adalah kesempatan bagi saya untuk mendapatkan ilmu, teman dan pengalaman baru dalam bersosialisasi dengan orang dari latar belakang budaya yang berbeda” ujar Andri yang juga aktif sebagai komika di komunitas stand up comedy Jepara. Dia juga menambahkan bahwa kesempatan ini bisa menjadi sarana untuk mengaplikasikan kemampuan dalam berbahasa inggris, karena bahasa pembelajaran yang digunakan di Brunei adalah bahasa Inggris.

Andri Ahyas Syarif bertolak dari Jepara hari Jum’at pagi (20/08/2018) ke Semarang, selanjutnya ke Jakarta dan transit ke Malaysia terlebih dahulu sebelum menuju ke Brunei Darussalam. Selama 6 bulan di Brunei Darussalam, andri akan akan menginap di Core Residential College, sebuah Asrama yang ada di komplek Universiti Brunei Darussalam.