Mahasiswa FDK UNISNU Kuliah di Bagian Humas Setda Jepara


Bagian Humas Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jepara menerima 35 mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UNISNU Jepara, Rabu (2/12). Kedatangan para mahasiswa itu adalah untuk mengikuti kuliah kehumasan (Public Relation) bersama Kabag Humas Setda Jepara, Hadi Priyanto.

Dosen pengampu mata kuliah Public Relation, Khoirul Muslimin mengungkapkan bahwa kuliah di Bagian Humas Pemkab Jepara ini dirasa sangat perlu untuk mengaplikasikan teori yang sudah didapat selama proses pembelajaran di kelas. “Secara teori kami sudah mendapatkan itu, namun secara aplikasi kami belum. Sehingga kami ingin mengajak Bagian Humas Setda Jepara untuk bekerjasama dengan FDK,” ujar Khoirul.

Pada kesempatan tersebut mahasiswa FDK secara langsung mendapatkan ceramah seputar kehumasan dari Hadi Priyanto. Pertemuan yang berlangsung dari pukul 10.00 – 12.00 itu pun dimanfaatkan mahasiswa dengan sebaik mungkin. Mereka tidak segan untuk bertanya beberapa hal yang terkait dengan kehumasan, maupun yang di luar masalah kehumasan.

Hadi Priyanto sendiri menjelaskan bahwa, Humas itu memahami banyak hal secara menyeluruh, namun secara mendetail mereka kurang menguasai. “Ketika ada masalah yang terkait dengan ekonomi, budaya dan lain sebagainya, maka untuk mendapatkan dan menyebarkan informasinya, kita diperintahkan untuk paham dengan masalah ekonomi dan lain-lain,” kata Hadi.

Lebih lanjut, Kabag Humas Setda Jepara yang  juga pernah mendapatkan anugerah penghargaan sebagai Humas Inspirasional terbaik se-Indonesia dalam kategori humas pemerintah kabupaten tersebut juga menyampaikan, jika tugas humas yang paling penting adalah untuk membangun citra pemimpin yang baik, agar masyarakat bisa percaya dengan pemimpin dan ikut serta dalam pembangunan pemerintahan.

Harapan ke depan FDK UNISNU Jepara adalah, agar Bagian Humas Setda Jepara bisa menjalin kerjasama dengan pihak fakultas dan kampus agar kuliah semacam itu bisa diagendakan di tahun-tahun berikutnya.”Kami tentu berharap kerjasama semacam ini masih terus akan berlanjut dan bisa kembali terulang di tahun-tahun berikutnya,” jelas Khoirul. (Sinna Saidah, LPM Fokus)