LPM Bursa Bangun Daya Kritis Mahasiswa di Dunia Literasi Melalui Pelatihan Jurnalistik

LPM Bursa Bangun Daya Kritis Mahasiswa di Dunia Literasi Melalui Pelatihan Jurnalistik

JEPARA - Lembaga Pers Mahasiswa Bursa (LPM Bursa) bekerja sama dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Syari'ah dan Hukum Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara mengadakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) di gedung Nahdlatul Ulama Ranting Mantingan, Sabtu dan Minggu (5-6/12/2020).

Pemimpin Umum LPM Bursa, Lutviani menuturkan bahwa kegiatan yang mengangkat tema "Membangun Daya Kritis Dunia Literasi dalam Kreativitas Berkarya" itu bermaksud untuk memupuk dan menumbuhkan kembali semangat literasi di kalangan mahasiswa, khususnya sebagai awal dari perjalanan kader kedepannya dalam berproses di bidang kepenulisan dan jurnalistik.

Suasana acara PJTD tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena para peserta diwajibkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan covid-19, seperti jaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.

Ketua Panitia, Afifatun, mengungkapkan bahwa meskipun di tengah keterbatasan karena pandemi, rangkaian acara berlangsung lancar dan aman. Beberapa materi yang didapatkan peserta diantaranya keredaksian, pengenalan junalistik dan wawancara, serta pembuatan berita dan opini. Panitia menghadirkan narasumber professional dibidangnya, seperti pimpinan redaksi dan wartawan dari Jawa Pos Radar Kudus dan beberapa alumni LPM Bursa.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta, dan berharap PJTD kali ini bisa menjadi rumah bagi mahasiswa baru untuk mengenal dan memahami dunia jurnalistik." ungkap Afifatun.

Ahmad Naufal, Ketua PMII Rayon Syari'ah dan Hukum juga menyampaikan harapannya, agar kegiatan itu berkontribusi positif dalam meningkatkan nalar kritis mahasiswa. “Di zaman yang canggih seperti ini, kita tidak bisa lepas dari media massa, oleh karenanya kita harus mampu mangasah daya kritis dalam memahami berbagai infomasi yang disajikan, kuncinya adalah dengan mempelajari dan memahami ilmu jurnalistik." terangnya. [Emil, LPM Bursa]