Lewat Alat Permainan Edukatif, Unisnu Raih Prestasi Internasional

Lewat Alat Permainan Edukatif, Unisnu Raih Prestasi Internasional

Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara. Melalui Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Prodi yang baru berumur 1 tahun tersebut meraih Runner Up 1 dalam ajang International Competition Developing a Suitable Learning Media for Young Children (Kompetisi Internasional Pengembangan APE untuk Anak Usia Dini). Kompetisi ini diselenggarakan oleh PGPAUD Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada 28 – 29 September 2017. Selain sebagai ajang kompetisi internasional dan nasional mahasiswa PGPAUD, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengahsilkan produk-produk media yang inovatif.

Juri dengan reputasi internasional didatangkan pada perlombaan ini, yaitu Prof. Branislav Pupala dari University Trnava Slovakia, Chang Yuen Ching dari Lembaga Amurt Malaysia dan Yuliani Nurani dari UNJ. 13 Univeristas berpartisipasi dalam perlombaan ini, termasuk dari UPSI Malaysia.

Prodi PGPAUD mendelegasikan 5 mahasiswa semester 3 yang tergabung dalam 1 tim, yaitu Akhrizal Lutfiyanto Nafif (Ketua Tim), Rini Maulidatul Ulum, Sariya Afikha, Lilik Ismatun Nisak dan Septika Nanda Mildayanti. Media yang mereka buat sangat sederhana dan tidak membutuhkan banyak biaya. Mereka menamainya “Alat Permainan Edukatif Sinau Budoyo (APE SINDU)”. “Alat peraga ini merupakan pengambangan dari permainan ular tangga, berukuran 210 cm x 150 cm dengan desain bermacam budaya yang ada di kota Jepara mulai dari tempat wisata, kerajinan tangan dan makanan khas kota Jepara”, ujar Anita Afrianingsih selaku dosen pembimbing dan Kaprodi PGPAUD FTIK UNISNU Jepara. “Harapannya tim ini bisa membawa nama baik Unisnu, kompetisi ini juga untuk melatih mahasiswa agar semakin berpengalaman dalam meningkatkan dan mengembangkan kreativitasnya”, imbuhnya.

APE SINDU dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi anak usia dini hingga TK. Selain sebagai alat untuk mengenalkan budaya kota Jepara, alat peraga ini juga berfungsi untuk mengembangkan kemampuan berhitung pada anak usia dini.