Hand Sanitizer Produksi Unisnu Dibagikan Kepada Mahasiswa

Hand Sanitizer Produksi Unisnu Dibagikan Kepada Mahasiswa

Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara membuat cairan pencuci tangan (hand sanitizer). Pembersih tangan buatan Unisnu ini dibagikan gratis ke civitas akademika Unisnu Jepara Rabu-kamis. (1-2/04/2020)

Dosen Budidaya Perairan Muhammad Zainuddin., S.Kel., M.Si. dan Sejumlah mahasiswa Budidaya Perairan membuat Hand Sanitizer yang diberi nama SPIRO+ sebanyak 420 liter,. Pembuatan Hand sanitizer  dilakukan untuk mengantisipasi semakin langkanya hand sanitizer yang dijual di pasaran

“Hand sanitizer ini dibuat untuk civitas akademika Unisnu dan juga warga yang sekiranya membutuhkan, karena seperti kita tahu, hand sanitizer sekarang sudah mulai sulit ditemui di pasaran.” ujar Zainuddin.

SPIRO+ dibagikan kepada sivitas akademika Unisnu Jepara dengan ketentuan 50 ml per orang. Hand sanitizer tersebut dibagikan sesuai jadwal yang telah dipilih mahasiswa seacara daring, yakni di hari Rabu jam 09.00 – 11.00 dan jam 13.00 – 15.00 WIB, serta hari Kamis di jam yang sama. Namun, Karena keterbatasan media botol sprayer, maka SPIRO+ akan dibagikan dalam kemasan plastik. Mahasiswa diharap untuk memindahkannya ke dalam botol sprayer yang dimilikinya.

SPIRO+ Mengandung isopropil alkohol sebagai antiseptik virus, ekstrak mikroalgae spirulina dan daun sirih sebagai antioksi dan, antibakteri dan antivungi, vitamin C dan E untuk menjaga kesehatan kulit, Pembuatan Cairan pencuci tangan SPIRO + menggunakan formula yang dianjurkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

“Kami buat seperti formula yang direkomendasikan WHO, kelebihan dari SPIRO+ adalah terdapat kandungan Esktrak aloe vera untuk menjaga kelembaban kulit sehingga lebih lembut” Ujar Zainuddin.

Pembagian Spiro+ Kepada Masyarakat Sekitar Unisnu Jepara

SPIRO+ diproduksi oleh Laboratorium Prodi Budidaya Perairan Unisnu dengan pendanaan dari anggaran Unisnu Jepara dan Klinik YAI Medika, Kontribusi Klinik berasal dari Dana Munawanah. Sebelumnya, SPIRO+ juga telah dibagikan pada masyarakat sekitar Unisnu Jepara.

“Semoga dengan dibuat dan dibagikannya SPIRO + ini mampu membantu dan berguna bagi sivitas akademika Unisnu Jepara, khususnya untuk mencegah perkembangan virus corona atau Covid-19, baik itu di wilayah kampus maupun di wilayah sivitas akademika Unisnu Jepara tinggal sehari-harinya” Ujar Drs. Suliyono., M.M., Ketua Tim Peningkatan Kewaspadaan Penularan Covid-19 Unisnu Jepara.