Hadirkan Menteri Desa PDTT, UNISNU JEPARA Sukses Gelar SENO DIMAS 2

Hadirkan Menteri Desa PDTT, UNISNU JEPARA Sukses Gelar SENO DIMAS 2

UNISNU.ac.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (UNISNU JEPARA) menggelar Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat (SENO DIMAS) dan Call For Paper ke-2 Tahun 2022 dengan tema “Berkarya dan Berinovasi melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi, Literasi, dan Ekonomi Kreatif di Desa”. Senin (26/9/2022) di Auditorium Lantai 3 Gedung Perpustakaan Unisnu Jepara.

SENO DIMAS ke-2 dilangsungkan dalam bentuk hybrid, hadir secara luring Rektor Unisnu Jepara Dr. H. Sa’dullah Assa’idi, M.Ag., Kepala LPPM Unisnu Jepara Dr. Sisno Riyoko, S.E., M.M., panitia kegiatan, serta perwakilan peserta KKN angkatan XIII Unisnu Jepara. Sedangkan 500 lebih peserta hadir secara daring, diantaranya pimpinan struktural, Dosen Pendamping Lapangan, peserta KKN angkatan XIII, mahasiswa di lingkungan Unisnu Jepara, serta masyarakan umum

Dalam kesempatan ini, Dr. (HC) Drs. Abdul Halim Iskandar, M.Pd.  (Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) hadir melalui zoom meeting untuk memberikan keynote speaker. Dalam paparannya, Menteri Abdul Halim Iskandar mengatakan bahwa desa telah menjadi garda pembangunan terdepan Indonesia. Perkembangan desa juga tidak terlepas dari kontribusi kader Nahdlatul Ulama (NU). “Alhamdulillah desa-desa di Indonesia berkembang dengan baik, dan banyak desa-desa kita sudah mandiri, ini tidak terlepas dari peran kader NU, juga Unisnu Jepara”. Jelasnya.

Dengan konsep Sustainable Development Goals (SDGs, tujuan pembangunan berkelanjutan) desa, mereka yang biasa tidak dilibatkan dalam pembangunan seperti kelompok marginal bisa terlibat. Pihaknya juga menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) banyak digunakan untuk melawan kemiskinan. “Harapan kami, adanya program pemberdayaan yang tersedia di kampus termasuk Unisnu Jepara bisa membantu desa lebih maju”. Pungkas Menteri Desa PDTT.

Rektor Unisnu Jepara dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Menteri Abdul Halim Iskandar dalam seminar. Beliau mengemukakan, Unisnu Jepara dengan sekolah sekolah BumDes yang sudah berjalan ini siap memperkuat pemberdayaan dan pengembangan desa-desa di Jepara.

SENO DIMAS kali ini mendatangkan dua narasumber, yakni Dra. Farha Ciciek, M.Si (Direktur Tanoker Ledokombo, Jember, Jawa Timur) dan Dr. Aida Nahar, S.E., M.Si. (Wakil Rektor Bidang II Unisnu Jepara).

Dra. Farha Ciciek mengajak para peserta seminar untuk menjadi manusia-masyarakat pembelajar, “Appreciative Inquiry adalah salah satu strategi mengembangkan pola pikir masyarakat, yakni sebuah proses menggali, belajar dan mengenali potensi, atau pengalaman berharga baik bagi  kelompok, organisasi dan individu, sebagai modal berharga untuk melakukan perubahan dan mencapai impian”. Terangnya.

Sementara itu, Dr. Aida Nahar, S.E., M.Si. menjelaskan 3 langkah pengembangan ekonomi kreatif desa, yakni Penguatan ekosistem kolaborasi kemitraan, Peningkatan Usaha Kreatif berbasis Budaya, dan Transformasi digital. “Dalam upaya mengembangakan ekonomi kreatif desa, kita harus berpegang pada 4 prinsip, yaitu penguasaan iptek, design thinking, pelestarian seni budaya, dan pengembangan pemanfaatan media”. Tutue Wakil Rektor Bidang II Unisnu Jepara. 

Call For Paper

Dalam kegiatan Call For Paper, selain dari Unisnu Jepara turut berpartisipasi dari perguruan tinggi lain seperti UNUSA Surabaya, UMK Kudus, Dispertanikap Semarang, Stiesia Surabaya, Politeknik Baja Tegal, dan STIKES Mitra Husada Karanganyar

Kepala LPPM Unisnu Jepara menyampaikan, kegiatan ini merupakan serangkaian Program KKN dan luaran artikel KKN yang nantinya akan diprosidingkan dalam kegitan Seminar Nasional kepada masyarakat. “SENO DIMAS ke-2 dan  Call For Paper ini diharapkan memberi kontribusi besar terhadap peningkatan kualitas dosen, mahasiswa, di lingkungan Unisnu Jepara maupun akademisi lainnya dalam berinovasi dan melakukan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai bentuk sumbangsih nyata perguruan tinggi untuk masyarakat luas”. Pungkasnya. [Zak/Humas]

seno dimas 2 2022

seno dimass 2 tahun 2022