Fatchur Rohman pimpin Forum Pengurangan Risiko Bencana Jepara

Fatchur Rohman pimpin Forum Pengurangan Risiko Bencana Jepara

Jepara - Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) adalah tempat bertemunya dan berkumpulnya para pihak pemangku kepentingan (multi stakeholder), baik individu maupun lembaga yang mempunyai perhatian dan kepedulian yang sama terhadap agenda  pengurangan risiko bencana utamanya di wilayah Jepara. Karena posisi Jepara saat ini menempati ranking 15 di Jawa Tengah dan ranking 209 untuk Tingkat Nasional sebagai daerah rawan bencana. Dan untuk membentuk forum tersebut, Pemkab Jepara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara menggelar Kongres I Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), bertempat di Aula Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP) mulai 17 - 19 Oktober 2017. Setelah dibuka secara langsung oleh Sekda Jepara Ir. Sholih, MM., sejumlah 43 anggota Kongres I FPRB yang diikuti oleh beberapa delegasi diantaranya Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Institusi Perguruan Tinggi, pegiat kebencanaan, LSM, Ormas dan pelaku dunia usaha membahas beberapa hal penting yang dibagi menjadi 3 komisi. Sebelumnya untuk mengawali pengetahuan tentang pentingnya Forum PRB, hadir salah seorang anggota Dewan Pengurus Forum PRB Provinsi DIY Aris Sustitono, SH. Yang bercerita tentang sejarah dan latar belakang berdirinya forum tersebut, forum yang lebih menitik fokuskan pada pra bencana serta mendorong upaya-upaya atau aktivitas-aktivitas pengurangan risiko. Di Inisiasi dan didasari oleh beberapa pengalaman Forum dalam melakukan respon bencana apalagi sejak erupsi Gunung Merapi yang menelan banyak korban jiwa. Setelah forum bermusyawarah dalam 3 sidang komisi, seluruh anggota Kongres FPRB Jepara memplenokan 3 hal pokok, yakni mengenai 1) statuta Forum PRB, 2) Renstra dan Program Kerja, 3) Kelembagaan (Struktur, Tupoksi, mekanisme kerja). Dan setelah sepakat pada proses pembentukan forum, maka proses selanjutnya yaitu memilih dan menetapkan pengurus Forum PRB periode 2017-2020. Dalam forum juga disepakati adanya Dewan Kehormatan yang terdiri dari unsur Sekda Jepara, Kapolres, Dandim, Rektor UNISNU, Kadin. Melalui proses yang sesuai dengan mekanisme yang tertuang dalam statuta, maka secara aklamasi seluruh peserta Kongres I FPRB mengukuhkan Fatchur Rohman, SE. M.Pd., M.Si. yang merupakan dosen UNISNU Jepara sebagai koordinator Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Jepara. Selanjutnya sesuai dengan mandat peserta Kongres, tim formatur yang terdiri dari beberapa unsur pemerintahan, swasta, dunia usaha serta BPBD akan melengkapi struktur sampai nanti prosesi pelantikan yang akan direncanakan pada bulan Desember 2017.