UNISNU dan NKRI Bersholawat bersama Habib Bidin

UNISNU dan NKRI Bersholawat bersama Habib Bidin

Gema shalawat berkumandang di Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (Unisnu Jepara) Selasa malam (22/8). Berlangsung di Lapangan Unisnu Jepara, Acara Gema Shalawat dipadati oleh ribuan jamaah dari berbagai daerah, tidak hanya dari Jepara, mereka juga datang dari kabupaten tetangga seperti Kudus, Demak, Pati dan Pekalongan.

Dengan mengenakan pakaian serba putih, ribuan jamaah begitu antusias ketika mendengar lantunan sholawat yang dibawakan oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Pekalongan. Mereka kompak mengikuti lantunan sholawat dan dalam beberapa kesempatan nampak bertepuk tangan

Gema Shalawat yang diselenggarakan untuk memeriahkan Harlah ke-26 Unisnu Jepara dan HUT ke-72 NKRI ini menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Pekalongan, dan Habib Muhammad bin Abdullah Al Junaid dari Tarim Yaman. Grup Rebana Az Zahir dari pekalongan bertindak sebagai pengiring shalawat, sedangkan grup rebana Jamuro Unisnu Jepara didaulat sebagai pembuka acara.

Dengan tema “Hubbul Wathon Minal Iman, NKRI Harga Mati”, kegiatan shalawat dihadiri oleh rektor Dr. Sa’dullah Assa’idi, M. Ag, Wakil Bupati Dian kristiandi, Rois Syuriah PCNU Jepara KH. Ubaidillah Nur Umar dan segenap pejabat struktural Unisnu Jepara.

Tema yang diusung dalam gema shalawat akbar ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, selain menjadi amalan untuk memperoleh limpahan rahmat, kegiatan semacam ini bisa menjadi salah satu cara untuk memupuk rasa nasionalisme dan memperkokoh persatuan bangsa Indonesia.

Rektor Unisnu Dr. Sa’dullah Assa’idi, M.Ag dalam sambutannya mengatakan, gema sholawat ini merupakan rangkaian acara Harlah ke-26 Unisnu dan juga peringatan HUT ke-72 NKRI. “Kami sengaja ingin mengumandangkan shalawat di Kampus Unisnu Jepara, semoga dengan diadakannya gema sholawat ini, unisnu jepara dan bangsa ini mendapat berkah dan semakin maju kedepannya” Ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Dian kristiandi menyampaikan pesan-pesan tentang kebhinekaan dan juga motivasi kepada mahasiswa untuk dapat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif.

“Sebagai generasi muda sudah seharusnya bisa mengisi kemerdekaan dengan hal yang positif, yang sudah tua saja masih bisa, apalagi kalian yang masih muda. Jangan mau kalah sama orang-orang yang lebih tua, kalian bisa berbuat lebih banyak.” Tutupnya.