24 Mahasiswa UNISNU Jepara Ikuti Program Kampus Mengajar Perintis (KMP)

24 Mahasiswa UNISNU Jepara Ikuti Program Kampus Mengajar Perintis (KMP)

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Unisnu Jepara melepas mahasiswa peserta program Kampus Mengajar Perintis (KMP) pada hari Senin, (12/10). Program Kampus Mengajar Perintis (KMP)  merupakan program turunan dari Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MB-KM) di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI).

 

Program Kampus Mengajar Perintis (KMP) ini merupakan solusi bagi sekolah yang terdampak pandemi dengan memberdayakan mahasiswa sebagai asisten mengajar di Sekolah dasar (SD) yang terdekat dengan domisili mahasiswa  selama pandemi covid-19 ini berlangsung.

 

“Peran guru tidak dapat digantikan oleh teknologi, namun teknologi bisa menyempurnakan peran guru” ungkap Nadiem Makarim dalam sambutannya saat pembekalan secara daring mahasiswa melalui aplikasi Zoom.

 

Mahasiwa yang berhak mengikuti Program Kampus Mengajar Perintis (KMP) merupakan mahasiwa  pilihan karena harus mememenuhi persyaratan yang diminta Kemendikbud, yaitu IPK minimal 3.00, berkelakuan baik, memiliki pengalaman organisasi/mengajar, lulus seleksi di Perguruan Tinggi, lulus seleksi LPDP  dan sudah mengikuti pembekalan selama 5 hari.

 

Sebanyak 24 mahasiswa Unisnu Jepara yang terdiri dari 14 mahasiswa Program Studi Pendiidkan Bahasa Inggris (PBI) dan 10 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) akan melakukan pengabdian di beberapa Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Jepara selama kurang lebih 2,5 bulan. Mahasiswa peserta Program Kampus Mengajar Perintis (KMP) dalam melaksanakan asistensi mengajar akan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan.

 

“Laksanakan amanat yang telah diberikan dan selalu menjaga nama baik almamater” pesan Drs. H. Mahalli, M.Pd. selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Unisnu Jepara saat pelepasan tersebut.